Mahasiswa Fakultas Psikologi UMA Jadi Satu-satunya Perwakilan Sumut di Youth Action Forum 4.0

Medan, 17 Oktober 2024 – Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area (UMA), Muhammad Fikri Mahdi Anwar (NIM: 218600342), terpilih sebagai satu-satunya perwakilan dari Sumatera Utara dalam Youth Action Forum 4.0 (YAF 4.0). Kegiatan ini diselenggarakan oleh United in Diversity dan SDSN Southeast Asia di UID Bali Campus pada 17 Oktober 2024 hingga 25 Januari 2025.
YAF 4.0 merupakan program pemberdayaan Generasi Z dengan tema “Empowering Gen Z, Envisioning Tomorrow”. Program ini mencakup berbagai kegiatan, di antaranya Foundation Workshop di Bali, Action Lab berbasis daring untuk mengembangkan prototipe perubahan sosial, serta Graduation Workshop sebagai tahap evaluasi akhir.
Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti sesi pembelajaran mandiri, refleksi diri, dan feedback guna mengembangkan ide prototipe yang berfokus pada berbagai isu strategis, seperti ekonomi sirkular, perubahan iklim, dan pendidikan inklusif.
Keikutsertaan Muhammad Fikri Mahdi Anwar dalam forum ini menjadi kebanggaan bagi Universitas Medan Area, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa UMA mampu bersaing dalam ajang bergengsi berskala internasional.

Pengisi acara dalam YAF 4.0 termasuk Bapak Tantowi Yahya yang memberikan pengantar kegiatan program di Foundation Workshop. Selain itu, terdapat berbagai sesi panel yang dihadiri oleh tokoh-tokoh inspiratif yang memberikan wawasan tentang penerapan Theory U dalam perubahan sosial.
Para tamu ini berperan dalam memperkaya pengalaman peserta melalui diskusi dan pemaparan tentang tantangan serta pembelajaran dalam mewujudkan inisiatif menuju masa depan yang diharapkan?.

Peserta YAF 4.0 mendapatkan berbagai manfaat, di antaranya beasiswa pengembangan kepemimpinan senilai Rp. 15.000.000 yang mencakup biaya pembelajaran, akomodasi, transportasi darat, dan konsumsi selama kegiatan luring. Program ini memberikan peluang untuk pengembangan diri melalui berbagai workshop yang berfokus pada kepemimpinan transformatif, gotong royong, dan pemikiran sistemik.
Selain itu, peserta juga dilatih dalam penerapan konsep Theory U, yang memungkinkan mereka untuk merancang dan mengimplementasikan prototipe perubahan sosial yang memiliki dampak nyata.
Kegiatan ini juga memperluas jaringan kolaborasi antar peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, menciptakan ruang untuk bertukar ide dan perspektif, serta memberi kesempatan untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas. Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang sangat berguna dalam menghadapi tantangan global di masa depan.
Baca Juga :

