Dosen UMA, ITSI, dan Politeknik MBP Kolaborasi Edukasi Siswa MIS Al Khairat Delitua tentang Sawit

Delitua – Universitas Medan Area (UMA), Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI), dan Politeknik MBP berkolaborasi dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di MIS Al Khairat Delitua. Program yang berlangsung pada 1 Februari 2025 ini mengusung tema Edukasi Sawit dan Produk Turunannya bagi siswa Sekolah Dasar.
PKM ini merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh dosen, selain tugas pengajaran dan penelitian. Program ini juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi serta Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 mengenai Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang mencakup standar pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tim PKM gabungan ini melibatkan dosen dari tiga institusi pendidikan tinggi. Dari UMA, tim terdiri dari Healthy Aldriany Prasetyo, STP., MT.; Apip Gunaldi, SP., MSc.; dan Mega Puspita Sari, SSi., MSi. Sementara dari ITSI, tim diwakili oleh Ir. Rafael Remit Winardi, MP.; Siti Aisyah, ST., MSi.; serta Henry Budi Hasibuan, SP., MAgr. Politeknik MBP turut berkontribusi melalui Dra. Sinta Diana, MHum., dan Riodinar Harianja, SE., MSi. Selain itu, lima mahasiswa dari ITSI dan UMA juga turut serta dalam kegiatan ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan sejak dini tentang kelapa sawit, manfaatnya, serta berbagai produk turunannya kepada siswa. Dengan edukasi ini, diharapkan para siswa mendapatkan wawasan lebih luas mengenai peran sawit dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai koordinator kegiatan, Ir. Rafael Remit Winardi, MP., menjelaskan bahwa PKM merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh dosen. Namun, pada kesempatan ini, tema yang diangkat bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa Sekolah Dasar mengenai keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai tantangan yang dihadapi industri kelapa sawit, terutama dalam menghadapi berbagai narasi negatif yang sering muncul di media, seperti isu lingkungan.
Metode edukasi dalam PKM ini mencakup pemaparan materi tentang manfaat kelapa sawit dalam kehidupan sehari-hari, serta pengenalan terhadap bagian-bagian pohon sawit, mulai dari akar, batang, daun, hingga buah dan berondolan. Selain itu, siswa juga diajak menonton video mengenai proses pengolahan buah sawit menjadi minyak sawit dan minyak goreng, serta diperkenalkan dengan berbagai produk berbahan dasar sawit, seperti kosmetik, sabun, pasta gigi, lilin, pelumas, dan tinta.
Sebagai bentuk apresiasi, di akhir kegiatan tim PKM memberikan bingkisan kepada siswa dan guru, yang berisi berbagai produk berbahan dasar sawit, seperti minyak goreng, sabun mandi, mentega, dan roti.
Eka Oksani Harahap, SPd., MPd., selaku Kepala MIS Al Khairat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada tim PKM atas ilmu dan wawasan yang telah diberikan kepada para siswa. Ia berharap kegiatan serupa dengan tema berbeda dapat kembali diselenggarakan di sekolah tersebut di masa mendatang.
Baca Juga :
- Fakultas Psikologi UMA Menggelar Acara Tes Minat & Bakat untuk Seluruh Siswa SMA-SMK dan Seminar Guru Se-kota Medan Tahun 2025
- Pertemuan Titik 0 dan PT Artama Durus Marusean dengan BIPK Universitas Medan Area: Menjalin Kemitraan Strategis
- Corporate Gathering Universitas Medan Area Tahun 2025: Mempererat Kebersamaan dan Sinergi Civitas Akademika

