FAI UMA Gelar Seminar Pendidikan Islam Karakter, Libatkan Ratusan Siswa Sekolah

Fakultas Agama Islam Universitas Medan Area (FAI UMA) menggelar seminar bertajuk “Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Keislaman” yang melibatkan ratusan siswa dari berbagai sekolah di Sumatera Utara. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat pemahaman generasi muda terhadap pentingnya pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Seminar ini menjadi wadah edukatif untuk menanamkan kesadaran moral dan spiritual di kalangan pelajar, khususnya dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. Melalui kegiatan ini, FAI UMA berkomitmen mendorong tumbuhnya akhlak mulia dan perilaku positif sejak usia dini.
Peserta yang hadir mengikuti rangkaian materi dan diskusi yang disampaikan oleh narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi pendidikan Islam. Seminar ini juga menjadi bagian dari kontribusi FAI UMA dalam membentuk generasi yang berkarakter kuat dan memiliki integritas keislaman yang kokoh.

Kata Sambutan Dekan dan Rektor Kegiatan Seminar Pendidikan Islam Karakter Berbasis Nilai-Nilai Keislaman
Seminar Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Keislaman berlangsung dengan penuh antusias. Acara ini diawali dengan kata sambutan dari Dekan Fakultas Agama Islam PAI UMA, yang menekankan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk generasi berakhlak mulia. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan moral dan etika dalam dunia pendidikan, serta harapan agar karakter keislaman dapat menjadi landasan kuat dalam kehidupan generasi muda.

Narasumber Kegiatan Seminar Pendidikan Islam Karakter Berbasis Nilai-Nilai Keislaman
Seminar ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Abdul Haris, S.Ag., M.Si., yang membawakan materi tentang pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Dalam pemaparannya, Dr. Abdul Haris menekankan bahwa pendidikan karakter dalam Islam memiliki dasar yang kuat dan jelas, sebagaimana tercermin dalam beberapa ayat Al-Qur’an, di antaranya Surat Al-Qalam ayat 4 yang menggambarkan akhlak Nabi Muhammad sebagai akhlak yang agung, Surat Al-Ahzab ayat 21 yang menjadikan Rasulullah sebagai teladan utama, serta Surat At-Taubah ayat 28 yang menekankan pentingnya menjaga kemurnian akidah dan kebersihan jiwa.

Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Keislaman
Pendidikan karakter dalam Islam tidak hanya mengajarkan tentang benar atau salah secara normatif, tetapi lebih dari itu, mengajarkan kebiasaan baik yang harus dilakukan secara sadar, konsisten, dan menyeluruh. Ini menjadikannya lebih tinggi daripada sekadar pendidikan moral. Pendidikan karakter dalam Islam adalah sebuah proses membentuk manusia yang tidak hanya paham nilai-nilai kebaikan tetapi juga mampu merasakannya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman adalah kejelasan sumber nilai yang autentik, yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah. Nilai-nilai seperti tauhid, kejujuran, amanah, keadilan, kasih sayang, toleransi, kesabaran, dan rasa syukur harus bersumber dari pemahaman yang benar terhadap dua pedoman utama umat Islam ini.

Pendidikan Karakter dalam Kehidupan Sehari-Hari
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat fondasi moral dan spiritual generasi muda, sekaligus menjadi bekal dalam membentuk masyarakat yang beradab dan bermartabat. Dengan narasumber yang kompeten dan dukungan penuh dari civitas akademika serta para peserta dari berbagai sekolah di Medan dan Deli Serdang, seminar ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam pembangunan karakter berbasis Islam. Semoga nilai-nilai yang ditanamkan dalam kegiatan ini dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat ikatan sosial, dan menjadikan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan zaman dengan akhlak yang mulia.
Baca Juga :

