Tim Peneliti FAI UMA Gelar FGD Budaya Markobar di Mandailing Natal

Tim Peneliti Fakultas Agama Islam Universitas Medan Area (FAI UMA) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Ekspresi Keagamaan dalam Kearifan Lokal Markobar” di Desa Penyabungan Julu, Kecamatan Penyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, pada Sabtu (16/8/2025).
Kegiatan ini membahas Cultural Ecology sebagai upaya memperkuat nilai kearifan lokal dalam pembentukan keluarga sejahtera di Mandailing Natal. Tim peneliti dipimpin oleh Dr. Abdul Haris, S.Ag., M.Si., bersama anggota Dr. Firmansyah, M.A., dan Anri Naldi, M.Pd.
Dalam sambutannya, Dr. Abdul Haris yang juga Dekan FAI UMA menyampaikan apresiasi kepada para tokoh adat yang hadir, termasuk Kepala Desa Penyabungan Julu, Parlagutan, serta Kepala Urusan Kemasyarakatan, Muhammad Pertaonan. Ia menekankan pentingnya dukungan tokoh adat dan pemerintah desa dalam memperkaya kajian budaya Markobar yang masih minim dokumentasi tertulis.

“Daya ingat para tetua adat sangat berharga dalam menjaga keutuhan tradisi Markobar. Informasi ini nantinya akan menjadi bahan publikasi ilmiah agar budaya Mandailing tetap lestari,” ujarnya.
FGD menghadirkan narasumber Drs. Askolani Nasution dan Rahmi Wahyuni, M.Sos. dari STAIN Madina. Dalam pemaparannya, Askolani menekankan bahwa Markobar bukan hanya prosesi adat, melainkan juga bagian dari tradisi sastra lisan yang memiliki nilai estetika melalui keindahan bahasa, aturan posisi duduk Kahanggi, Anak Boru, dan Mora.
Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme para tokoh adat dan masyarakat. Kehadiran narasumber yang berasal dari Mandailing Natal turut memperkaya pembahasan, terutama karena memahami tradisi sekaligus bahasa daerah setempat.
Lebih lanjut, Dr. Abdul Haris menjelaskan bahwa pengumpulan data mengenai tradisi Markobar masih akan dilanjutkan melalui wawancara mendalam dengan para tokoh adat di Desa Aek Nangali dan Muara Parlampungan. “Untuk mencapai desa tersebut membutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan dengan mobil. Namun, wawancara ini sangat penting untuk melengkapi penelitian,” tambahnya.

