Lalu lintas udara domestik pascapandemi tertinggi terlihat pada hari Minggu
Karena kebijakan konstruktif dari Pusat, lalu lintas udara domestik mencapai level tertinggi pada hari Minggu sejak awal pandemi COVID-19 tahun lalu, kata Menteri Penerbangan Sipil Jyotiraditya Scindia pada hari Senin.
Sebanyak 3.27.923 penumpang melakukan perjalanan dengan 2.372 penerbangan di India pada hari Minggu, katanya.
Sebelum pandemi melanda, lalu lintas udara domestik harian India adalah sekitar 4,25 lakh penumpang.
Pusat telah menangguhkan semua penerbangan domestik terjadwal dari 25 Maret 2020 hingga 25 Mei 2020, sebagai bagian dari penguncian yang disebabkan oleh virus corona.
“Karena kebijakan konstruktif pemerintah, lalu lintas udara domestik telah mencapai level tertinggi, pasca awal pandemi,” cuit Scindia, Senin.
“Sektor penerbangan sipil di India berkembang pesat di tengah tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, sementara kami melakukan segala upaya untuk kembali normal sedini mungkin,” tambahnya.
Ketika pemerintah memulai kembali layanan domestik terjadwal pada 25 Mei 2020, pemerintah mengizinkan maskapai untuk mengoperasikan hanya 33 persen dari penerbangan domestik pra-Covid mereka.
Kapasitas ini secara bertahap meningkat seiring waktu. Pada akhirnya, pada 12 Oktober, Center mengumumkan bahwa maskapai penerbangan dapat mengoperasikan penerbangan domestik tanpa batasan kapasitas mulai 18 Oktober dan seterusnya.
Tag:#bappedaprovjambi, bappeda provinsi jambi, climate change, csis indonesia, dewan adat papua, dr. philips vermonte, dr. vidhyandika d. perkasa, ekonomi, government, indonesia, kapolda papua barat, majelis rakyat papua, mitigation, musrenbang, pandemi, pandemic, papua, paris agreement, pemprov papua, perubahan iklim, policy making, politik, rektor universitas cendrawasih, rkpd provinsi jambi tahun 2021, think-tank, tokoh adat papua, webinar csis

