Sepuluh Strategi Kepemimpinan Elon Musk untuk Mencapai Sukses
Walaupun kontroversial serta berhasil, Elon Musk tidak diragukan lagi menonjol selaku salah satu visioner sangat inovatif—dan terkenal—di era kita. CEO SpaceX serta Tesla, yang pula mempunyai The Boring Company, Neuralink, serta X. com( pada dasarnya iterasi awal PayPal) di dasar ikat pinggangnya, bisa jadi sudah memperoleh ketenaran luas sebab persona publiknya, jari Twitter yang riang, serta satu ataupun 2 penampilan podcast yang populer, namun pengusaha serta insinyur serial ini berutang kesuksesannya, awal serta paling utama, sebab pendekatannya yang unik terhadap kepemimpinan. Lagi pula, seorang tidak bisa menciptakan miliaran dolar tanpa regu yang berdedikasi– serta Musk sudah meyakinkan kalau ia ketahui metode buatnya.
Elon Musk bergabung dengan jajaran Steve Jobs serta Jeff Bezos untuk banyak orang kala memikirkan CEO abad ke- 21 yang sangat mempengaruhi, serta semacam tiap- tiap pendiri Apple serta Amazon, kerap diucap mempunyai style“ kepemimpinan transformasional”. Konsep tersebut ialah bagian dari Full Range Leadership Model, suatu teori tentang 3 style kepemimpinan berbeda yang bermacam- macam cocok dengan keterlibatan seorang dengan orang- orang yang dipimpinnya. Tidak semacam mereka yang menganut style“ laissez- faire” ataupun“ transaksional”, seseorang pemimpin transformasional diisyarati dengan kemampuannya buat menginspirasi, memotivasi, serta bekerja sama dengan timnya buat menciptakan hasil yang luar biasa. Sebagian manajer mempekerjakan orang buat menuntaskan tugas yang membosankan. Para pemimpin transformasional mengelilingi diri mereka dengan orang- orang yang mau mengganti dunia.
Pasti saja, bekerja dengan seseorang jenius yang mempunyai rencana besar serta harapan yang besar tidak senantiasa gampang. Seseorang mantan karyawan di Tesla dilansir di Fast Company berkata keduanya,“ Luar biasa,” serta“ Aku tidak hendak sempat bekerja di situ lagi.” Orang lain yang bekerja di dasar Musk, kali ini di SpaceX, berkata tentang pendirinya,“ Kami terletak di hadapan kecemerlangan” serta,“ Itu membuatku khawatir.”

Jelas,“ rumit” muncul dengan daerah inovator yang yakin diri serta karismatik. Tetapi, terlepas dari perbandingan komentar Musk yang dipegang oleh karyawannya serta publik, tidak terdapat yang bisa menyangkal kalau ia menolong membentuk masa depan, satu proyek pada satu waktu. Dari menanggulangi permasalahan secara langsung serta menerima kegagalan sampai membatalkan rapat apabila membolehkan, berikut merupakan strategi yang dikenal Musk diterapkan tiap hari di seluruh perusahaannya.
1. Sanggup Menginspirasi Timnya
Salah satu prinsip utama kepemimpinan transformasional merupakan mempunyai visi– serta membuat orang lain tidak cuma mempercayainya namun pula lumayan termotivasi buat menolong mewujudkannya.“ Kamu wajib mempunyai tujuan yang sangat menarik buat industri,” jelas Musk.“ Bila Kamu menempatkan diri Kamu pada posisi seorang yang berbakat di tingkatan dunia, mereka wajib yakin kalau terdapat kemampuan buat hasil yang luar biasa serta yakin pada pemimpin industri, kalau Kamu merupakan orang yang pas buat diajak bekerja sama.”
Dolly Singh, mantan kepala SDM di SpaceX, berkata,“ Perihal yang membuat Elon Elon merupakan kemampuannya buat membuat orang yakin pada visinya.” Pasti tidak terdapat salahnya bila pemikirannya tertuju buat membangun masa depan yang lebih baik serta tingkatkan industri buat kebaikan yang lebih besar, dari otomotif sampai tenaga sampai ekspedisi ruang angkasa.
“ Laki- laki itu merupakan tekad murni. Ia 3 ataupun 4 langkah di depan… Mayoritas dari kita tidak bisa membayangkan hal- hal ini bekerja; ia tidak dapat membayangkannya kandas. Periode,” Jim Cantrell, insinyur awal SpaceX, berkata tentang Musk. Kepercayaan serta tujuan semacam itu membuat timnya senantiasa termotivasi.
2. Sanggup Menetapkan Tujuan dengan Jelas
Baik itu menghasilkan chip otak buat merevolusi ilmu saraf ataupun menciptakan metode buat menjajah Mars, tujuan yang sangat ambisius, serta dengan demikian senantiasa memotivasi merupakan bagian dari strategi“ ekspansi tujuan” Musk. Bagi Harvard Business Review,“ ekspansi tujuan mengaitkan harapan radikal yang melampaui keahlian serta kinerja dikala ini,” serta pula diisyarati dengan perihal baru yang ekstrem. Serta sedangkan Business Review mengklaim kalau, di masa kemudian,“ Tesla kandas penuhi lebih dari 20 proyeksi ambisius pendiri Elon Musk serta melupakan setengahnya sepanjang nyaris satu tahun,” dia pula mencatat kalau“ ekspansi tujuan kerap dikira betul- betul berarti. sumber motivasi serta pencapaian orang serta organisasi.”
Gwynne Shotwell, Presiden serta Chief Operating Officer SpaceX, berkata pada Konferensi TED 2018,“ Kala Elon berkata suatu, Kamu wajib menyudahi sejenak serta tidak berkata‘ Yah, itu tidak bisa jadi.’ Kamu zip itu, Kamu memikirkannya, serta Kamu menciptakan metode buat menyelesaikannya. Aku senantiasa merasa kalau tugas aku merupakan mengambil ide- ide ini serta mengubahnya jadi tujuan industri, buat buatnya bisa dicapai.”
3. Mempunyai Kemauan buat Senantiasa Jadi yang Terdepan
Buat menetapkan standar di tiap industri yang ia tangani, Musk sangat yakin pada membuka jalannya sendiri. Jelas, buat menggapai hal- hal yang belum sempat dicapai lebih dahulu, Kamu wajib melaksanakan hal- hal yang belum sempat dicoba lebih dahulu.“ Anjuran lain yang hendak aku bagikan merupakan buat tidak menjajaki tren secara membabi buta,” kata pengusaha serta insinyur itu.“ Pertanyakan serta tantang status quo.”
Salah satu contoh nasihatnya sendiri dalam aksi? Pengembangan roket SpaceX dari“ selembar kertas bersih.” Bagi Shotwell, para ilmuwan serta insinyur di dasar kepemimpinan Musk tidak wajib memasukkan teknologi pra- desain, melainkan memandang pertumbuhan industri roket buat memilah“ ilham terbaik serta memanfaatkannya… tanpa wajib merancang komponen peninggalan yang bisa jadi bukan yang sangat andal, ataupun sangat mahal.” Pendekatan ini membolehkan SpaceX menghasilkan kendaraan yang betul- betul inovatif dengan triknya sendiri.
4. Mempunyai Keahlian Micromanager yang Baik
Musk merupakan seseorang edan kerja yang populer, yang jadi berkah sekalian kutukan untuk karyawannya. Di satu sisi, ia mengetuai dengan berikan contoh—menaruh atensi pada tiap aspek proyeknya:“ Bila Kamu merupakan salah satu pendiri ataupun CEO, Kamu wajib melaksanakan seluruh tipe tugas yang bisa jadi tidak mau Kamu jalani… Bila Kamu tidak melaksanakannya. t melaksanakan tugas- tugas Kamu, industri tidak hendak sukses… Tidak terdapat tugas yang sangat agresif.”
Tetapi, manajemen mikronya yang populer sudah menimbulkan sebagian gesekan di segala jajaran perusahaannya. Tidak hanya bekerja lebih dari 100 jam seminggu, ia sangat aktif serta“ terobsesi dengan detailnya.”
“ Ia menuntut pertanggungjawaban individu dari orang- orang yang sangat dekat dengan mesin,” JB Straubel, Chief Technical Officer Tesla Motors, berkata kepada New York Times pada 2018.“ Ini membuat orang ketakutan. Mereka takut ia hendak tiba ke wilayah mereka serta mulai mengajukan persoalan.”
Bagi mantan karyawan Tesla serta SpaceX, Spencer Gore,“ Kala[Musk] mengaitkan dirinya dalam perinci tingkatan rendah, itu buat tingkatkan kecepatan eksekusi. Buat sebagian insinyur, ini dapat membuat frustrasi, terkadang memilukan— namun style Elon yang tidak konvensional merupakan yang membangun Tesla yang kita seluruh seleksi buat bergabung.”
5. Sanggup Merekrut Orang terbaik di Bidangnya
Sedangkan sebagian mantan karyawan mempertahankan“ Cuma terdapat satu pembentuk keputusan di Tesla, serta itu merupakan Elon Musk,” tidak diragukan lagi kalau CEO memandang nilai dalam membangun regu yang luar biasa.“ Bakat sangat berarti. Ini semacam regu berolahraga., regu yang mempunyai pemain orang terbaik hendak kerap menang, namun setelah itu terdapat pengganda dari metode para pemain bekerja sama serta strategi yang mereka pakai.”
Serta buat membuat regu itu, Musk sangat cermat dalam perekrutan.“ Pekerjakan orang- orang hebat… ini merupakan 90 persen dari pemecahan, sebab mempekerjakan orang yang salah dapat sangat merugikan Kamu,” kata Musk.“ Kami menantang para pemimpin karyawan kami buat mempekerjakan orang- orang yang lebih baik dari diri mereka sendiri, oleh sebab itu membuat industri lebih baik dengan tiap perekrutan.”
6. Sanggup Menerima Kegagalan
Salah satu perihal yang mengejutkan dari seluruh pemimpin yang efisien? Mereka tidak khawatir kandas. Serta katakan saja Musk sudah mengalaminya berulang kali( siapa yang dapat melupakan dikala jendela Tesla Cybertruck yang“ tidak dapat dipecahkan” retak—dua kali?).
Tetapi, kegagalan tidak menggagalkan visinya. Kebalikannya, ia menganggapnya selaku metode buat meyakinkan kalau timnya betul- betul melaksanakan suatu yang mengusik:“ Kegagalan merupakan opsi di mari. Bila seluruhnya tidak kandas, Kamu tidak berinovasi,” katanya.
Pasti saja, untuk seseorang perfeksionis semacam Musk, kegagalan pula dibutuhkan buat mengenali permasalahan, serta setelah itu memperbaikinya.“ Kamu wajib mengambil pendekatan kalau Kamu salah. Tujuan Kamu merupakan buat kurangi kesalahan.”
7. Senantiasa Mengutamakan Feedback
Kala seorang memakai kegagalan selaku pelajaran, itu membolehkan mereka buat menanggulangi permasalahan secara langsung buat menciptakan pemecahan serta kesimpulannya menggapai tujuan mereka.“ Satu nasihat” Musk yang memproklamirkan diri tentang permasalahan ini buat dirinya sendiri serta timnya merupakan umpan balik yang berkepanjangan.
“ Aku pikir sangat berarti buat mempunyai umpan balik, di mana Kamu selalu memikirkan apa yang sudah Kamu jalani serta gimana Kamu dapat melaksanakannya dengan lebih baik. Aku pikir itu salah satunya nasihat terbaik– selalu berpikir tentang gimana Kamu dapat melaksanakan suatu dengan lebih baik serta mempertanyakan diri sendiri.”
Apalagi kritik sangat berharga dalam usaha Musk.“ Kritik yang dipikirkan dengan matang tentang apa juga yang Kamu jalani sama berharganya dengan emas. Kamu wajib mencari itu dari seluruh orang yang Kamu dapat, namun paling utama sahabat Kamu. Umumnya, temanmu ketahui apa yang salah, namun mereka tidak ingin berikan tahumu sebab mereka tidak mau menyakitimu,“ jelasnya. Apalagi bila Kamu tidak sepakat dengan kritik seorang,“ Kamu paling tidak mau mencermati sangat hati- hati dengan apa yang mereka katakan.”
8. Sangat Menghargai Komunikasi
Inti dari“ umpan balik” yang disebutkan di atas, jelas, merupakan komunikasi– suatu yang Musk menekan karyawannya jalani seefisien bisa jadi.
Dalam suatu pesan internal yang dikirim ke karyawan Tesla pada tahun 2018, pendiri serta CEO industri mobil itu menekan timnya buat berbicara sedini serta langsung bisa jadi, serta buat senantiasa mengabaikan“ rantai komando” apa juga.
“ Komunikasi wajib berjalan lewat jalan terpendek yang dibutuhkan buat menuntaskan pekerjaan, bukan lewat‘ rantai komando’. Tiap manajer yang berupaya buat menegakkan komunikasi rantai komando hendak lekas menciptakan diri mereka bekerja di tempat lain,” tulisnya dalam email.
“ Sumber utama permasalahan merupakan komunikasi yang kurang baik antar kementerian. Metode buat menanggulangi ini merupakan dengan membiarkan arus data leluasa di antara seluruh tingkatan. Bila buat menuntaskan suatu di antara kementerian, seseorang kontributor orang wajib berdialog dengan manajer mereka, yang berdialog dengan seseorang direktur, yang berdialog dengan seseorang VP, yang berdialog dengan VP lain, yang berdialog dengan seseorang direktur, yang berdialog dengan seseorang manajer, yang berdialog dengan seorang yang melaksanakan pekerjaan yang sesungguhnya, hingga hal- hal yang sangat bodoh hendak terjalin. Sepatutnya tidak permasalahan untuk orang- orang buat berdialog secara langsung serta membuat perihal yang benar terjalin.”
9. Senantiasa Efektif dalam Mengetuai Rapat
Model efisiensi yang sama diterapkan pada seluruh perihal, tercantum kegiatan yang sangat tidak disukai di tiap tempat kerja: Rapat. Dalam email internal Tesla, Musk pula mengabaikan kebutuhan buat pertemuan yang tidak butuh yang membuang waktu serta tidak menciptakan takeaways yang berarti.
“ Rapat yang kelewatan merupakan bencana untuk industri besar serta nyaris senantiasa jadi lebih kurang baik dari waktu ke waktu. Tolong hentikan seluruh pertemuan besar, kecuali bila Kamu percaya itu membagikan nilai untuk segala audiens, dalam perihal ini, pertahankan supaya pertemuan itu sangat pendek,” tulisnya.
“ Pula singkirkan rapat yang kerap, kecuali bila Kamu berurusan dengan permasalahan yang sangat menekan. Frekuensi pertemuan wajib turun dengan kilat sehabis permasalahan menekan dituntaskan. Keluar dari rapat ataupun hentikan panggilan lekas sehabis jelas Kamu tidak meningkatkan nilai. Tidak sopan buat berangkat, tidak sopan membuat seorang tinggal serta membuang waktu mereka.”
10. Gampang Beradaptasi
Bisa jadi salah satu kekuatan terbesarnya– serta kesalahannya– merupakan keahlian Musk buat menyesuaikan diri serta mengganti arah dengan kilat. Miliarder itu dikenal berganti benak bersumber pada apa juga yang memerlukan atensi pada dikala itu ataupun mengganti arah proyek dengan kilat.
Di SpaceX, Shotwell sudah menarangkan gimana membuat industri mengejar harapannya cuma dengan memohon ia melemparkan suatu yang baru kepada mereka– melindungi regu senantiasa waspada.
Presiden serta COO mengatakan,“ Begitu aku menyadari itu merupakan pekerjaannya… serta tugas aku merupakan membuat kami merasa aman, aku lebih menggemari pekerjaan aku,” katanya.
Namun pengambilan keputusan Musk yang tidak menentu, paling utama selaku respon terhadap hal- hal yang ia baca di media sosial, terkadang bisa membuat karyawannya marah.
“ Yang pada kesimpulannya merangsang ia buat berperan serta membuat keputusan merupakan apa yang ia baca di media sosial,” kata seseorang mantan karyawan kepada Business Insider.“ Kala Kamu lagi rapat bisnis dengannya, ia hendak memutar arah organisasi secara harfiah dalam tadi malam. Jadi manufaktur dapat jadi permasalahan hari ini, serta lekas sehabis menyudahi dilaporkan di media sosial, lekas sehabis menyudahi dilaporkan di kabar, hingga ia hendak bergeser ke kabar apa juga yang mengklaim permasalahan baru itu.”
Tetapi demikian, pendekatannya yang unik terhadap manajemen serta pembinaannya terhadap area kerja yang menantang jelas sudah menciptakan kesuksesan bernilai miliaran dolar.
Tag:#psikologi #kepemimpinan, definisi manajemen strategik, definisi manajemen strategis, gaya kepemimpinan, gaya kepemimpinan efektif, gaya kepemimpinan ideal, gaya kepemimpinan yang tepat, kepemimpinan, kepemimpinan dalam bisnis, kepemimpinan dan budaya, kepemimpinan leadership, manajemen strategi, manajemen strategik, manajemen strategis, materi kepemimpinan, proyek kepemimpinan 1, strategi, strategi kepemimpinan, strategi pemimpin dunia, video inspirasi kepemimpinan

