Teknik Tanam Cabai di Lahan Rawa
Cabai salah satu komoditas tumbuhan hortikultura yang tercantum dalam kelompok tipe tumbuhan sayur- mayur. Bahasa ilmiah cabai merupakan Capsicum annuum L, tumbuhan ini berasal dari Daratan Amerika. Bersumber pada kepribadian buahnya yang namanya spesies Capsicum Annuum L digolongkan dalam 4 jenis, ialah cabai besar, cabai keriting, cabai rawit( hijau), serta paprika. Tumbuhan cabai ialah kelompok tumbuhan perdu dengan rasa buahnya pedas diakibatkan oleh isi capsaicin, serta cabai banyak digunakan buat bumbu masakan yang umumnya diburu serta jadi permasalahan untuk bunda rumah tangga.
Tumbuhan cabai dibudidayakan nyaris di segala daerah Indonesia, baik didataran rendah serta didataran besar hingga ketinggian 1. 400 m diatas permukaan laut( DPL). Salah satu lahan buat pengembangan tumbuhan cabai merupakan di lahan rawa( Nurita 2006). Secara universal buah cabai memiliki: tenaga 31 kcal, protein 1, 0 gr, lemak 0, 3 gr, karbohidrat 7, 3 gr, kalsium 29 gr, fosfor 24 gr, zat besi 0, 5 gr, vit A 470 miligram, vit B1 0, 05 miligram, vit C 18 miligram serta air 90, 9 gr( https:// www. goegle. com/ search? q=kandungan+cabai, diunduh 22 Juli 2021)
Lahan rawa lebak merupakan salah satu tipologi lahan rawa yang selama tahun mempunyai masa kering, serta pada dikala lahan kering bisa dimanfaatkan buat budidaya tumbuhan semusim tipe tumbuhan palawija semacam jagung serta tumbuhan sayur- mayur. Salah satu tipe tumbuhan sayur- mayur yang dibudidayakan merupakan cabai, baik cabai merah ataupun cabai rawit.
Khasiat Cabai
Cabai ialah salah satu komoditas sayur- mayur yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia sebab mempunyai harga jual yang besar. Cabai pula ialah salah satu komoditas sayur- mayur penyumbang inflasi diakibatkan sebab biayanya yang kerap meloncat besar. Cabai Merah pemicu utama Inflasi Tahun 2019- 2020 sebab mahalnya harga cabai, terlebih pada bulan puasa menjelang Hari Raya Idul Fitri ataupun Hari Natal. Walaupun demikian cabai senantiasa diburu oleh para ibu- ibu
tangga sebab cabai ialah tipe sayur- mayur yang bisa menaikkan rasa enaknya hidangan santapan. Tidak hanya itu, masih banyak warga yang belum mengenali kalau terdapat 9 menfaat cabai untuk kesehatan manusia, antara lain:
( 1) bisa mengobati cedera,
( 2) mengendalikan kandungan gula darah,
( 3) bisa meredakan hidung tersumbat,
( 4) menanggulangi permasalahan kesehatan kulit,
( 5) membagikan nutrisi buat kesehatan tulang serta gigi,
( 6) merendahkan resiko infeksi pada tulang( cabai hijau),
( 7) bisa menanggulangi/ meredakan panas besar,
( 8)menghindari penyakit jantung, serta
( 9) meredakan sakit kepala( Hasbi 2017).
Metode Budidaya Cabai
Metode budidaya cabai meliputi: penyiapan benih, penyiapan lahan, pemakaian varietas unggul, pengapuran, pemupukan, pengendalian gulma, pengendalian hama serta penyakit, dan panen serta pasca panen. Lahan sehabis dibersihkan dari gulma, setelah itu terbuat bedengan dengan lebar 1, 0- 1, 2 m serta panjangnya disesuaikan dengan kondisi lahan ataupun keperluan. Bibit yang telah disiapkan ditanam pada bedengan dengan jarak tanam 60 centimeter x 70 centimeter. Pemberian kapur bersama- sama pupuk kandang pada lubang yang telah disiapkan buat membetulkan mutu tanah, dengan takaran kapur 1 ton/ ha serta 2, 5 ton/ ha pupuk kandang, diberikan 1 pekan saat sebelum tanam.
Tumbuhan cabai membutuhkan nutrisi ataupun unusr hara N, P serta K yang lumayan biar berkembang sehat serta membagikan hasil yang besar. Buat itu, dicoba pemupukan ialah: takaran pupuk tiap- tiap 150 kilogram/ ha Urea, 250 kilogram/ ha SP- 36 serta 200 kilogram/ ha KCL. Pemberian pupuk SP- 36 diberikan sekalian pada dikala tanam. Sebaliknya Urea serta KCL diberikan pada dikala tanam serta selaku pupuk susulan pada dikala tumbuhan berusia 30 hari sehabis tanam, sekalian dicoba pembumbunan, setelah itu diberi ajir/ turus/ lanjaran buat menopang biar tumbuhan berkembang tegak serta tidak rebah.
Pembumbunan sangat butuh, bertujuan buat menggemburkan tanah yang disekitar tumbuhan sehingga bisa menolong pertumbuhan pangkal serta tingkatkan keahlian tumbuhan cabai buat meresap faktor hara N, P serta K yang diberikan buat menunjang perkembangan tumbuhan. Pemasangan ajir/ turus/ lanjaran pada tumbuhan cabai dibutuhkan, bertujuan buat menyanggah ataupun menopang tumbuhan cabai dari terpaan angin sehingga tumbuhan cabai senantiasa berdiri tegak serta tidak roboh.
Permasalahan yang dihadapi
Salah satu hambatan utama dalam sistem penciptaan cabai di Indonesia merupakan terdapatnya serbuan lalat buah pada buah cabai, diakibatkan oleh Bactrocera carambolae. Hama ini kerap menimbulkan kandas panen. Buah cabai yang terkena nampak sehat serta utuh dari luar hendak namun apabila dilihat di dalamnya membusuk serta memiliki larva lalat. Upaya pengendalian serbuan lalat buah merupakan dengan metode pembrongsongan( dihanguskan), tetapi metode ini kurang instan paling utama apabila pada pertanaman yang luas, sebaliknya pengendalian lalat buah dengan pemakaian insektisida tidak hanya dapat mencemari area pula sangat beresiko untuk kesehatan konsumen( https:// id. wikipedia. org/ wiki/ Cabai).
Kasus lain pada budidya di lahan rawa lebak merupakan permasalahan sosial ekonomi ialah apabila terjalin panen cabai yang berlimpah diakibatkan banyak petani yang bercocok tanam cabai serta waktu panennya bersama- sama. Penerapan panen ditunda apabila cabai telah masak( merah) merupakan perihal yang tidak bisa jadi, sebab cabai hendak busuk dipohonnya serta rontok jatuh ke tanah serta hendak merugikan. Di kawasan lahan rawa lebak keadaan semacam ini kerap terjalin, serta dikala panen cabai berlimpah menimbulkan tumbangnya harga cabai di pasaran sehingga bisa menimbulkan kerugian untuk petani.
Salah satu metode buat menanggulangi keadaan semacam ini merupakan umumnya petani senantiasa memanen cabainya dipanen, setelah itu cabai sehabis dipanen dikeringkan dengan metode menjemur sampai cabai kering. Metode ini ialah salah satu proses pasca panen apabila terjalin panen cabai merah berlimpah serta berlangsung secara bersama- sama dengan petani yang lain serta pertanaman cabainya lumayan luas. Cabai merah yang dikeringkan mempunyai energi simpan yang lebih lama saat sebelum dijual ke pasar, metode ini sangat menolong petani buat menjauhi kerugian serta memperoleh keuntungan yang cukup.
Tag:bahan pupuk dasar cabe di lahan, baru pertanian di lahan, bertani di lahan gambut, bertani di lahan gambut tanah jangan dicangkul-cangkul, cabai di rawa, cabai tanpa olah lahan, cara baru pertanian di lahan gambut, cara menanam cabai di polibag, info ragam pertanian, menanam cabai di polybag, menanam cabe di lahan, menanam cabe di lahan gambut, menanam cabe di lahan miring, pengolahan lahan cabe di sawah, pertanian di lahan gambut, tanam cabai, tani cabai di lahan banjir

