Khasiat Belimbing Wuluh untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Belimbing wuluh atau Averrhoa bilimbi adalah salah satu buah tropis yang banyak ditemukan di Indonesia. Buah ini memiliki bentuk yang lonjong dan berwarna hijau. Buah belimbing wuluh memiliki rasa yang sangat asam, sehingga biasanya digunakan sebagai bahan masakan, seperti sambal, sup, atau acar. Namun, tahukah Anda bahwa buah belimbing wuluh juga memiliki khasiat yang baik untuk mengatasi masalah pencernaan? Mari kita simak ulasan berikut ini.
Kandungan Gizi Buah Belimbing Wuluh
Buah belimbing wuluh mengandung berbagai macam vitamin, mineral, dan senyawa lain yang bermanfaat untuk tubuh. Berikut adalah kandungan gizi yang ada di dalam setiap 100 gram buah belimbing wuluh:
- Air: 94,08 gram
- Energi: 30 kkal
- Protein: 0,61 gram
- Lemak: 0,08 gram
- Karbohidrat: 6,42 gram
- Serat: 0,6 gram
- Kalsium: 3,4 miligram
- Fosfor: 11,1 miligram
- Zat besi: 1,01 miligram
- Vitamin A: 29 mikrogram
- Vitamin B1: 0,01 miligram
- Vitamin B2: 0,026 miligram
- Vitamin B3: 0,302 miligram
- Vitamin C: 15,5 miligram
- Flavonoid
- Asam oksalat
- Tanin
- Saponin
- Alkaloid
Dari kandungan gizi tersebut, kita bisa melihat bahwa buah belimbing wuluh kaya akan vitamin C, serat, dan zat besi. Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Serat membantu pencernaan dan menurunkan kolesterol. Zat besi membantu pembentukan sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
Manfaat Buah Belimbing Wuluh untuk Pencernaan
Buah belimbing wuluh memiliki banyak manfaat untuk pencernaan, antara lain:
Membantu Memperlancar Pergerakan Usus
Buah belimbing wuluh mengandung serat yang tinggi, yaitu 0,6 gram per 100 gram. Serat dapat membantu memperlancar pergerakan usus dan mencegah sembelit. Serat juga dapat membantu membersihkan usus dari kotoran dan racun yang menumpuk. Dengan demikian, buah belimbing wuluh dapat membantu menjaga kesehatan usus dan mencegah penyakit usus, seperti kanker usus.
Membantu Mengatasi Diare
Buah belimbing wuluh mengandung tanin, yaitu senyawa yang dapat mengikat protein dan menghambat pertumbuhan bakteri. Tanin juga dapat membantu mengurangi peradangan dan iritasi pada usus. Dengan demikian, buah belimbing wuluh dapat membantu mengatasi diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Cara menggunakannya adalah dengan merebus 5 buah belimbing wuluh dengan 2 gelas air sampai mendidih, lalu minum air rebusannya 2 kali sehari.
Membantu Mengatasi Maag
Buah belimbing wuluh mengandung asam oksalat, yaitu senyawa yang dapat menetralkan asam lambung yang berlebih. Asam lambung yang berlebih dapat menyebabkan maag, yaitu peradangan pada lambung. Dengan demikian, buah belimbing wuluh dapat membantu mengatasi maag dan mengurangi rasa nyeri dan panas pada lambung. Cara menggunakannya adalah dengan memeras 3 buah belimbing wuluh, lalu mencampurkan air perasannya dengan 1 sendok madu. Minum ramuan ini 2 kali sehari, pagi dan malam.
Membantu Mengatasi Kembung
Buah belimbing wuluh mengandung saponin, yaitu senyawa yang dapat membantu mengeluarkan gas dari dalam perut. Gas yang menumpuk di dalam perut dapat menyebabkan kembung, yaitu perasaan tidak nyaman dan penuh pada perut. Dengan demikian, buah belimbing wuluh dapat membantu mengatasi kembung dan membuat perut menjadi lebih rileks. Cara menggunakannya adalah dengan merebus 3 buah belimbing wuluh dengan 2 gelas air sampai mendidih, lalu minum air rebusannya 2 kali sehari.
Membantu Mengatasi Cacingan
Buah belimbing wuluh mengandung alkaloid, yaitu senyawa yang dapat membunuh cacing yang hidup di dalam usus. Cacingan adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing pada usus. Cacingan dapat menyebabkan gejala seperti mual, muntah, diare, anemia, dan gizi buruk. Dengan demikian, buah belimbing wuluh dapat membantu mengatasi cacingan dan mengembalikan kesehatan usus. Cara menggunakannya adalah dengan menghaluskan 5 buah belimbing wuluh, lalu mencampurkannya dengan 1 sendok madu. Makan ramuan ini 2 kali sehari, pagi dan malam.
Itulah beberapa manfaat buah belimbing wuluh untuk pencernaan. Buah belimbing wuluh dapat digunakan sebagai obat tradisional yang alami dan aman. Namun, perlu diingat bahwa buah belimbing wuluh juga mengandung asam oksalat yang dapat menyebabkan batu ginjal pada orang yang sensitif. Oleh karena itu, konsumsi buah belimbing wuluh dengan bijak dan sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

